Skip to main content
Pelajar Koding

follow us

Pengertian Persamaan Dasar Akuntansi Dan Contohnya

Pengertian persamaan dasar akuntansi yakni korelasi dari harta, hutang, dan modal yang sudah di miliki oleh perusahaan. Persamaan dari dasar akuntansi akan di gunakan sebagai dasar dari pencatatan sistem akuntansi, jadi setiap transaksi akuntansi yang terjadi pada perusahaan harus di catat pada dua aspek. Transaksi yang akan merubah aktiva akan di imbangi oleh perusahaan pada kewajibannya. (Baca juga : Pengertian Hutang Lancar)


Persamaan Akuntansi


Pengertian persamaan dasar akuntansi yakni keseimbangan dari dua sisi yaitu antara sisi kiri (aktiva) dan sisi kanan (pasiva), sehingga perubahan yang timbul lantaran adanya transaksi keuangan dan keseimbangannya akan selalu di pertahankan. (Baca juga : Pengertian Kas Kecil)


Persamaan Akuntansi


Hutang + Modal = Aktiva


Persamaan Dasar Akuntansi dan Elemen Dasar Posisi Keuangan


Setiap perusahaan niscaya mempunyai posisi dan kondisi keuangan yang berbeda-beda, di dalam akuntansi sudah sangat umum dengan sebutan “Neraca”, dalam neraca sanggup sering di tunjukkan dengan sebuah formula atau rumus yang sering di sebut dengan Persamaan Dasar Akuntansi. Rumus dasar ini salah satu rumus yang mempunyai korelasi yang saling berkaitan antara : Aset (Aktiva) dengan Kewajiban atau Hutang (Liability) dan Modal (Capital).


ads






  • Aset (Aktiva) : yakni kekayaan yang di miliki oleh perusahaan yang ditunjukan dengan nilai uang tertentu. Contoh dari aset atau aktiva yaitu : Cash (Kas), Inventory (Persediaan), Building (Gedung), dan Equipment (Peralatan). (Baca juga : Pengertian Akuntansi Keuangan)

  • Kewajiban (Liability) : adalah jumlah hutang yang di miliki oleh perusahaan kepada pihak luar. Contoh nya : Surat hutang, hutang, hutang obligasi.(Baca juga : Pengertian Jurnal Penerimaan Kas )

  • Modal : adalah kepentingan investor atau pemilik dalam sebuah perusahaan yang mempunyai tujuan dengan memperlihatkan atau menyetorkan uang atau dari bentuk kekayaan yang lainnya. Modal ini biasanya disebut dengan Ekuitas pemilik (Owner Equity). (Baca juga : Pengertian Akuntansi)


Dari ketiga elemen yang sudah di jelaskan diatas maka ada kaitannya satu dengan yang lain di dalam sebuah korelasi akuntansi yang di sebut dengan Persamaan Akuntansi. Persamaan akuntansi juga menyatakan bahwa kesamaan aset di satu sisi dengan klaim para kreditor dan pemilik perusahaan (Owner)  pada sisi yang lainnya. Sehingga sanggup di rumus kan menjadi :


Liabilities + Owner Equity = Aktiva 


atau


Kewajiban (Hutang) + Ekuitas Pemilik (Modal) = Aktiva


Point yang harus diketauhi dalam persamaan akuntansi : Aktiva = Kewajiban + Ekuitas Pemiliharus seimbang dengan jumlahnya pada setiap transaksi yang terjadi.


Baca juga :



Sponsors Link





Unsur – Unsur Persamaan Dasar Akuntansi


Dibawah ini akan dijelaskan unsur unsur persamaan dasar akuntansi yang perlu kita ketahui :



  1. Aset (Aktiva) : adalah sumber daya yang sudah dikuasai oleh pihak perusahaan sebagai akobat dari sebuah kejadian yang terjadi di masalalu dan di masa depan akan memanfaatkan ekonomi dari sumber haraoan yang akan di peroleh perusahaan. (Baca juga : Unsur Unsur Laporan Keuangan)

  2. Hutang (Kewajiban) : adalah tanggung jawab perusahaan yang akan terjadi pada ketika ini dan yang timbul dari sebuah kejadian di masa lalu, dan proses penyelesaiannya akan membutuhkan sumber daya perusahaan. (Baca juga : Sistem Pencatatan Kas Kecil )

  3. Ekuitas (Modal) : adalah sisa dari kepentingan yang ada di dalam aktiva yang sudah sesuai dengan perusahaat sesudah di kurangi dengan kewajiban. (Baca juga : Transaksi Bisnis Perusahaan)

  4. Pendapatan (Revenue) : adalahaliran yang masuk atau peningkatan lain atas aktiva atau penurunan dari kewajiban perusahaan sebagai akhir yang terjadi dari kegiatan penyerahan, penjualan dan pembuatan barag, jasa atau kegiatan yang lainnya dan yang juga merupakan kegiatan utama yang secara terus menerus di lakukan oleh perusahaan. (Baca juga : Prosedur Pengelolaan Dana Kas Kecil)

  5. Beban (Expenses) : adalah arus keluar atau penggunaan lain dari aktiva atau penungkatan kewajiban lantaran ada penyerahan atau pembuatan barang, jasa atu juga melaksanakan kegiatan lain yang juga merupakan kegiatan utama yang di lakukan secara terus menerus oleh perusahaan. (Baca juga : Tujuan Akuntansi Biaya).

  6. Prive (Drawing) : adalah pengambilan aset dari perusahaan yang di lakukan oleh pemilik nya yang akan di gunakan untuk kepentingan pribadinya. (Baca juga : Pengelolaan Kas Kecil)


Bentuk Persamaan Dasar Akuntansi


1. Keseimbangan Harta dan Modal 


Harta yakni kekayaan yang dimiliki oleh sebuah oerusahaan dan merupakan salah satu sumber untuk pembelanjaan dan untuk melaksanakan kegiatan kelancaran usahanya. Oleh alasannya yakni itu, harta juga harus seimbang sengan modal atau sumber pembelanjaan. Sumber pembelanjaan yang didapatkan dari pemilik nya yang disebut dengan ekuitas atau modal.


HARTA = MODAL


Baca juga :



2. Hutang ditambah Modal sama dengan Hutang


Harta yang di miliki oleh perusahaan yakni harta yang akan di gunakan sebagai sumber pembelanjaan dalam kegiatan yang di peroleh dengan melalui dua sumber yaitu, Pemilik dan Kreditur. Sumber yang di gunakan untuk pembelanjaan dari pemilik sering di sebut dengan ekuitas. Dan sedangkkan sumber pembelanjaan yang sudah di peroleh dari pihak kreditur kepada pemilk akan menjadi suatu kewajiban yang akan di kembalikan, hal ini sering di sebut sebagai kewajiban atau hutang. Sehingga pada unsur ini didapat rumus atau persamaannya yaitu :


HARTA = HUTANG + MODAL


Dalam operasi sebuah perjuangan sudah terperinci ada kemungkinan pendapatan dan beban. Pendapat yakni kenaikan harta yang akan di peroleh dari hasil penjualan sebuah barang atau jasa. Sedangkan beban yakni penurunan harta, lantaran merupakan salah satu pengorbanan yang akan memperoleh pendapatan. Pendapatan juga mempunyai sifat untuk menambah modal, sedangkan beban akan mempunyai sifat mengurangi modal. Sehingga dengan demikian pendapatan dan beban yang ada akan menghipnotis keadaan modal dalam persamaan dasar akuntansi, dicatat dalam komponen modal. Akan tetapi, untuk membuatkan akuntansi maka pencatatan pendapatan dan beban sanggup di pisahkan dari midal. Sehingga bentuk persamaannya sanggup di rumuskan sebagai berikut :


Harta = Utang + Modal + Pendapatan – Beban


Baca juga:



Fungsi Persamaan Dasar Akuntansi


Persamaan dasar akuntansi sangat mempunyai kegunaan untuk mengetahui ihwal perubahan dari kekayaan dalam perusahaan di setiap transaksi yang terjadi. Selain itu fungsi dari persamaan dasar akuntansi yakni untuk mengetahui beberapa aktiva yang sudah di gunakan dan di belanjakan dalam satu periode akuntansi.


Analisis dari imbas transaksi ke persamaan dasar akuntansi di setiap transaksi yang terjadi maka akan menghipnotis posisi dari keuangan perusahaan. Pengaruh yang terjadi pada transaksi tersebut sanggup menambah dan juga sanggup mengurangi komponen keuangan pada perusahaan yaitu : Harta, hutang, dan modal. Perubahan pada komponen posisi keuangan ini pada persamaan dasar akuntansi juga sanggup di kelompokkan sebagai berikut :



  • Pada setiap transaksi yang sanggup menghipnotis harta, yang terjadi akhir dari perubahan harta yang sudah diikuti dengan suatu perubahan harta dari yang lain tetapi dengan jumlah yang sama.

    • Semua transaksi sanggup menghipnotis harta dan hutang dengan jumlah yang sama.

    • Semua transaksi sanggup menghipnotis harta dan modal dengan jumlah yang sama.

    • Semua transaksi sanggup menghipnotis harta dengan perubahan hutang dan modal dengan jumlah yang sama.




Sponsors Link




Pencatatan Transaksi ke dalam Persamaan Dasar Akuntansi


Dari setiap transaksi keuangan yang terjadi maka intinya akhir dari perubahan pada posisi keuangan perusahaan juga, akan tetapi tidak menghipnotis keseimbangan persamaan dari dasar akuntansi. Sudah di jelaskan juga bahwa di dalam akuntansi terjadi suatu transaksi akan di catat dengan sistem pencatatan ganda yang sanggup di artikan bahwa transaksi yang di catat pada dua aspek akan mempengaruhinya. Catatan perubahan pada aspek yang satu akan di imbangi dengan catatan perubahan pada aspek yang lain nya juga. Oleh alasannya yakni itu catatan perubahan pada unsur aktiva, kewajiban dan ekuitas tidak akan menghipnotis keseimbangan dari persamaan dasar akuntansi.


Untuk lebih terperinci nya maka perhatikan teladan dari transaksi – transaksi yang terjadi di perusahaan bengkel Maju Makmur selama bulan  januari 2017 sebagai berikut ini :



  • Transaksi 1 (T1)


Perusahaan bengkel Maju Makmur telah mendapatkan uang tunai dari Putra (sebagai pemilik) sebesar Rp. 100.000.000,00 untuk di gunakan sebagai modal.


Analisa Transaksi :


Bagi perusahaan bengkel Maju Makmur maka aktiva perusahaan akan bertambah sebesar Rp. 100.000.000,00 dan akan menyebabkan hak Putra (pemilik perusahaan) atas aktiva perusahaan yang sudah berbentuk investasi sebesar Rp. 100.000.000,00. Perubahan ini akan terlihat pada persamaan dasar akuntansi.



  • Transaksi 2 (T2)


Bengkel Maju Makmur membeli peralatan bengkel nya dengan cara kredit di bank dengan jumlah Rp. 50.000.000,00.


Analisa Transaksi :


Di satu sisi sanggup menyebabkan penambahan pada aktiva dalam bentuk peralatan bengkel dan di sisi lain sanggup menyebabkan terjadinya hutang dengan  nominal Rp. 50.000.000,00. Perubahan ini akan terlihat pada persamaan dasar akuntansi.



  • Transaksi 3 (T3)


Bengkel Maju Makmur membeli perlengkapan kecil untuk bengkel nya ibarat mur, baut,  oli, dan lain sebagainya dengan nominal uang yang harus di bayar yaitu Rp. 5.000.000,00 dan di bayar dengan tunai.


Analisa Transaksi :


Pada satu sisi aktiva akan bertambah dengan keterangan perlengkapan dan seharga Rp. 5.000.000,00 dan di sisi lain aktiva kas akan berkurang sebesar dana yang kita gunakan yaitu Rp. 5.000.000. Perubahan ini akan terlihat pada persamaan dasar akuntansi.



  • Transaksi 4 (t4)


Untuk hasil pekerjaan yang telah di kerjakan oleh karyawan nya dan akan menerimal pembayaran sebesar Rp. 10.000.000,00.


Analisa Transaksi :


Transaksi ini akan menciptakan aktiva kas bertambah sebesar Rp. 10.000.000,00 dan dengan adanya pertambahan penghasilan maka modal bengkel ini akan bertambah sebesar Rp. 10.000.000,00. Perubahan ini akan terlihat pada persamaan dasar akuntansi.



  • Transaksi 5 (T5)


Bengkel memperlihatkan pekerjaan yang sudah selesai dikerjakan dengan harga Rp. 1.000.000,00 dan gres mendapatkan pembayaran sebesar Rp. 500.000,00 dan kekurangannya ada di bayar di kemudan hari.


Analisa transaksi :


Transaksi ke 5 ini akan menyebabkan kas bertambah sebesar Rp. 500.000 dan juga akan menyebabkan tagihan sebesar Rp. 500.000,00. Sehingga pada sisi lain akan menambahkan penghasilan sehingga menyebabkan ekuitas bertambah. Perubahan ini akan terlihat pada persamaan dasar akuntansi.



  • Transaksi 6 (T6)


Bengkel akan membayar kewajibannya yaitu beban honor karyawan sebanyak Rp. 3.000.000,00 dan juga beban sewa sebesar Rp. 1.000.000,00.


Analisa Transaksi :


Transaksi ke 6 ini akan mengurangi kas sebanyak Rp. 4.000.000,00 dan beban akan berkurang sehingga modal juga akan berkurang. Perubahan ini akan terlihat pada persamaan dasar akuntansi.



  • Transaksi 7 (T7)


Bengkel memperlihatkan cek sebesar Rp. 25.000.000,00 untuk membayar sebagian utang atas pembelian peralatan dan gres akan di bayar sebagian.


Analisa Transaksi :


Pengaruh transaksi di atas sanggup menyebabkan kas berkurang dan hutang juga akan berkurang sebesar 25.000.000. Perubahan ini akan terlihat pada persamaan dasar akuntansi.



  • Transaksi 8 (T8)


Pada final bulan januari 2017 akan diadakan investigasi dan juga perhitungan terhadap sisa dari perlengkapan yang ada di bengkel. Terdapat sisa perlengkapan bengkel dengan jumlah Rp. 2.000.000,00.


Analisa Transaksi :


Saldo perlengkapan dari persamaan dasar akuntansi data di atas sebesar Rp. 5.000.000,00 – Rp. 2.000.000,00 = Rp. 3.000.000,00.  Perubahan ini akan terlihat pada persamaan dasar akuntansi.



  • Transaksi 9 (T9)


Pemilik bengkel mengambil dana dari kas yang sudah masuk di bnegkel untuk keperluan langsung nya sebesar Rp. 5.000.000,00.


Analisa Transaksi :


Pengambilan aktiva perusahaan yang di gunakan untuk keperluan langsung pemilik  bisa di sebut dengan prive pemilik (drawing). Pengaruh ini akan mengurangi kas pada aktiva dan modal sebesar Rp. 5.000.000,00. Perubahan ini akan terlihat pada persamaan dasar akuntansi.


Berikut ini yakni klarifikasi ihwal pengertian persamaan dasar akuntansi, dan sudah dilengkapi dengan klarifikasi ihwal unsur – unsur persamaan dasar akuntansi, bentuk-bentuk persamaan dasar akuntansi, fungsi persamaan dasar akuntansi dan juga sudah di lengkapi dengan teladan dan cara penyelesaiannya secara terperinci. Sehingga akan memudahkan anda semua untuk memahami ihwal persamaan dasar akuntansi dan mengetahui bagaimana cara mengerjakan nya.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar