Skip to main content
Pelajar Koding

follow us

Cara Ternak Burung Ciblek Paling Gampang Untuk Pemula

Burung Ciblek atau yang sering dikenal dengan sebutan burung prenjak jawa merupakan salah satu jenis burung kicauan yang asalnya dari suku Cistic0l1dae.

Jenis burung prenjak jawa yang mempunyai nama ilmiah Prinia familiaris ini punya ukuran tubuh yang kecil ramping. Yang mana panjang total hanya sekitar kurang lebih 13 cm.

Burung Ciblek pada kepingan atas badannya punya warna cokelat hijau zaitun. Kemudian punya warna putih di kepingan tenggorokan dan juga kepingan dada.

Lalu untuk kepingan perut dan kepingan pantatnya mempunyai warna kekuningan. Pada kepingan sisi dada serta pahanya punya warna keabuan, pada kepingan sayap mempunyai dua garis putih.

Burung Ciblek atau yang sering dikenal dengan sebutan burung prenjak jawa merupakan salah  Cara Ternak Burung Ciblek Paling Praktis Untuk Pemula
Ternak Burung Ciblek

Serta mempunyai ekor yang panjang yang warnanya hitam dan warna putih di kepingan ujungnya. Tak hanya itu, burung ciblek punya paruh yang panjang serta runcing.

Yang mempunyai warna kehitaman di kepingan atas serta kekuningan di kepingan bawahnya. Burung ini punya kaki yang langsing dan juga ringkih dengan warna cokelat kemerahan atau merah jambu.

Untuk kini ini burung ciblek untuk populasinya sudah hampir punah. Dan kebanyakan dari para peternak mencari cara biar burung tidak cepat punah dengan cara melaksanakan ternak burung ciblek.

Jenis burung yang mempunyai postur kecil mempunyai panjang tubuh diantara kepingan ekor hingga dengan kepingan ujung paruhnya kurang lebih 12 cm.

Alangkah baiknya kita mengenal terlebih dulu burung ciblek jantan dan betina sebelum menernak burung ini. Biasanya burung ciblek jantan mempunyai warna paruh hitam yang peka.

Kemudian pada kepingan bawah tubuh putih dan untuk kepingan kepala hingga kepingan ekor ke debu abuan dengan adonan warna kuning dan bertotol hitam.

Suara kicauan dari burung jantan yang bervariasi. Kemudian terdapat totol hitam pada kepingan ekornya. Nah, untuk perbedaan dari burung ciblek betina adalah mempunyai postur tubuh yang agak kecil.

Sedangkan pada kepingan paruh burung betina tidak berwarna hitam. Jika burung jantan burungnya bervariasi, untuk yang jenis kelaminnya betina ini monoton berulang ulang tidak mempunyai variasi kicauan.

Penyebaran Burung Ciblek

Burung ciblek mempunyai wilayah persebaran adalah di wilayah Jawa, Sumatera dan juga tersebar di wilayah Bali. Burung ciblek pada umumnya banyak dijumpai pada tempat yang bersemak.

Misalnya mirip area taman, di tepian sawah, hutan sekunder, pekarangan, perkebunan teh hingga dengan hutan bakau. Pada dikala di alam liar burung ini memakan banyak sekali macam serangga dan juga ulat.

Burung ciblek atau prenjak jawa ini pada umumnya menciptakan sarangnya pada area rerumputan atau semak hingga dengan ketinggian kurang lebih 1,5 meter di atas permukaan tanah.

Dan sarang burung ciblek tersebut terbuat dari anyaman rerumputan dan juga dari serat flora yang bentuknya ibarat bola.

Burung ciblek dikala ini banyak digemari oleh para penggemar burung kicauan. Sebab jenis burung ini punya bunyi yang cukup nyaring dan juga terdengar merdu.

Jadi dalam melaksanakan budidaya ternak burung ini sanggup dijadikan sebagai salah satu peluang perjuangan yang begitu menjanjikan.

Persiapan Kandang atau Sangkar Ternak Ciblek

Dalam ternak burung ciblek, persiapan sangkar sangatlah diperlukan. Kandang yang disiapkan untuk ternak burung ciblek minimal dengna ukuran sekitar 60 cm x 90 cm x 90 cm.

Bagian dalam sangkar disediakan tumbuhan semak biar dalam sangkar burung tersebut balasannya mirip ada di habitatnya yang asli.

Jika burung ciblek lebih dari satu pasang, sangkar yang diciptakan usahakanlah punya konstruksi yang tertutup antara sangkar yang satu dengan sangkar yang lainnya.

Selain menggunakan kandang, anda sanggup melaksanakan ternak burung ini dengan menggunakan sangkar dengan ukuran minimal sekitar 35 cm x 35 cm x 60 cm yang sanggup anda beli pada toko burung.

Kandang ataupun sangkar yang digunakan untuk ternak usahakan selalu steril serta terhindar dari gangguan.

Kemudian pada waktu membersihkan sangkar , memberi atau mengganti pakan dan minum lebih baik dilakukan dengan cepat. Sebaiknya anda jangan terlalu sering mengintipnya.

Menjodohkan Ciblek

Burung ciblek yang hendak dijodohkan, pertama kali diperkenalkan dahulu. caranya dengan menaruh burung jantan dan burung yang betina tersebut pada sangkar atau pada sangkar yang berbeda.

Kemudian diletakkan berdekatan atau sanggup juga anda meletakkan kedua burung itu pada satu sangkar atau sangkar yang telah dibentuk bersekat.

Selama dalam masa penjodohan burung ciblek tersebut, burung ciblek sebaiknya diberi pakan yang sanggup menaikkan birahinya. Misalnya mirip kroto dan juga serangga yang berupa jangkrik.

Jika burung itu berjodoh maka mereka akan selalu berdekatan pada waktu tidur. Dan burung ciblek betina akan membalas kicauan burung jantan dengan tembakannya yang khas.

Apabila sudah terjadi mirip itu, satukanlah kedua burung tersebut pada satu sangkar atau satu sangkar.

Kotak Sarang dan Pengeraman Telur

Untuk ternak burung ciblek sebaiknya dalam kandangnya diletakkan kotak sarang. Dan untuk kotak sarang tersebut sanggup dibentuk dari gelas plastik bekas atau dari kotak kayu yang ukurannya seperi gelas.

Selanjutnya berilah rerumputan dan juga berikanlah serat tumbuhan.

Burung betina nantinya akan bertelur dan burung akan mengerami telurnya selama waktu sekitar 11 hari. Pada dikala masa pengeraman tersebut, janganlah mengganggu burung tersebut.

Masa Penyapihan

Setelah telur dierami, telur akan menetas dan menjadi anakan burung ciblek. Setelah itu dalam beternak ada masa penyapihan untuk piyik dari burung ciblek.

Anakan atau piyik burung ciblek seharusnya disapih kurang lebih pada sekitar umur 4 hingga dengan 5 hari. Sebab jikalau disapih pada umur 5 hari lebih, risiko anakan burung ciblek dibuang oleh indukan akan sangat tinggi.

Maka dari itu sesudah umur 5 hari harus segera dipisahkan dengan indukannya dan dirawat dengan tersendiri.

Perawatan Anakan atau Piyik Ciblek

Burung Ciblek atau yang sering dikenal dengan sebutan burung prenjak jawa merupakan salah  Cara Ternak Burung Ciblek Paling Praktis Untuk Pemula
Perawatan Anakan Ciblek

Sesudah anakan burung ciblek disapih hingga dengan berumur 8 hari, piyik akan diberi makanan berupa kroto dan juga serutan kalk.

Sesudah umurnya mencapai 8 hari lebih, sebaiknya piyik diberi pakan berupa adonan voer yang sudah encer dan dicampur dengan kroto dan juga dicampur dengan kalk.

Pakailah alat yang pada umumnya digunakan untuk meloloh. misalnya sumpit bambu kecil, sendok kecil ataupun syringe atau suntikan dengan kepingan ujung dengan menggunakan karet pentil.

Berikan dikala anakan lapar. Sesudah bubur diberikan atau dilolohkan, anakan ciblek kemudian diberikan potongan tubuh jangkrik serta diberikan pribadi pada mulutnya.

Setelah ciblek sanggup makan sendiri, pakan yang diberikan sanggup berupa voer lembut yang dicampurkan dengan kroto serta dibasahi dengna sedikit air. Bisa juga adonan voer dibentuk hingga kental saja.

Pada dikala burung ciblek sudah umur 22 hari , piyik sanggup mulai makan dengan sendiri, piyik diberikan pakan yang berupa anakan semut rangrang atau kroto.

Apabila sudah sanggup makan dengan maksimal maka berilah anakan pakan yang berupa kroto dan juga adonan sedikit voer yang kering.

Sesudah burung ciblek umurnya kurang lebih 1 bulan maka sanggup anda beri mereka pakan yang berupa voer.


Sumber belajarburunghias.blogspot.com

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar