Skip to main content
Pelajar Koding

follow us

Inilah 7 Burung Unik Yang Bermigrasi Ke Indonesia

Cuaca ekstrim akhir pemanasan global kerap kali menciptakan makhluk hidup tidak nyaman tinggal di suatu tempat.

Hal itu terjadi pada sekelompok burung. Mereka berbondong-bondong melaksanakan migrasi ke daerah baru.

Salah satu fenomena menarik di dunia fauna yaitu migrasi.

Kelompok burung merupakan satwa yang paling sering melakukannya. Mereka berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Tak jarang, unggas ini melewati langit Indonesia ketika bermigrasi.

Banyak alasan yang mendasari proses migrasi kelompok burung. Dampak pemanasan global di suatu wilayah menjadi penyebab utamanya. Namun, beberapa jenis burung memang gemar berpindah secara rutin.

Akhir-akhir ini, banyak spesies burung singgah di daratan nusantara. Mereka membangun sarang, bertahan hidup, serta mempunyai keturunan.

Inilah tujuh satwa imigran yang menetap di Indonesia.

01. Burung Trinil

Cuaca ekstrim akhir pemanasan global kerap kali menciptakan makhluk hidup tidak nyaman tingga Inilah 7 Burung Unik yang Bermigrasi ke Indonesia
Trinil

Burung trinil muncul dari bumi belahan utara. Spesies tersebut mempunyai kebiasaan rutin bermigrasi ke selatan.

Setiap tahun, penduduk Indonesia bisa menyaksikan proses migrasinya. Satwa unik ini singgah di pantai, tepi sungai, atau tempat danau.

Ukuran tubuh burung trinil tergolong minimalis, sekitar 20 cm.

Sekujur badannya didominasi abu-abu dan cokelat. Namun, kepingan perut berwarna putih. Dengan bentuk paruh lancip, panjang, serta bisa membuka lebar, spesies ini memangsa udang, katak atau biji-bijian.

02. Kedidi Leher Merah

Cuaca ekstrim akhir pemanasan global kerap kali menciptakan makhluk hidup tidak nyaman tingga Inilah 7 Burung Unik yang Bermigrasi ke Indonesia
Kedidi Leher Merah

Berasal dari Siberia, kedidi leher merah sering bermigrasi ke daratan Nusa Tenggara, Indonesia.

Burung ini gemar mendiami tempat berlumpur, tambak, hutan bakau, atau sekitar muara. Merupakan pemangsa moluska dan serangga.

Kedidi leher merah mempunyai bulu mayoritas abu-abu kecokelatan. Fisiknya nyaris serupa dengan burung trinil. Namun, satwa ini berkaki pendek, punggungnya berbintik, serta ukuran tubuhnya lebih pendek.

03. Elang Tiram

Cuaca ekstrim akhir pemanasan global kerap kali menciptakan makhluk hidup tidak nyaman tingga Inilah 7 Burung Unik yang Bermigrasi ke Indonesia
Elang Tiram

Elang tiram merupakan spesies terakhir dari suku Pandionidae. Burung ini bisa hidup di tempat mana pun, kecuali Antartika.

Kerap berpindah ke daerah yang sarat air, menyerupai rawa, danau, pantai, dan tepi sungai. Karena itulah, satwa tersebut sering terlihat terbang di langit nusantara.

Sebagaimana burung elang lainnya, spesies ini mempunyai kaki dengan cengkeram yang tajam. Mangsa utamanya yaitu kelompok ikan. Tubuhnya berukuran sampai 60 cm serta bisa menukik tajam dari ketinggian 40 mdpl.

04. Ibis Rokoroko

Cuaca ekstrim akhir pemanasan global kerap kali menciptakan makhluk hidup tidak nyaman tingga Inilah 7 Burung Unik yang Bermigrasi ke Indonesia
Ibis Rokoroko

Ibis Rokoroko mendiami hampir seluruh tempat di bumi. Mereka suka bermigrasi ke selatan dan menetap di sana.

Burung ini menyukai daerah rawa, sawah, tepi danau, serta genangan air.

Sepintas, penampilan fisik burung ini terlihat menyeramkan. Namun, sebetulnya sangat unik dengan bulu berwarna biru kadru. Kakinya yang jenjang sering kali berjalan pelan, mengendap-endap, kemudian menangkap mangsa memakai paruh.

05. Layang-Layang Api

Cuaca ekstrim akhir pemanasan global kerap kali menciptakan makhluk hidup tidak nyaman tingga Inilah 7 Burung Unik yang Bermigrasi ke Indonesia
Burung Layang Api

Layang-layang api berpindah dari belahan bumi utara ke beberapa negara di kepingan selatan, termasuk Indonesia.

Burung ini gemar hinggap di pohon mati atau kawat yang membentang. Sering kali terbang rendah untuk memangsa binatang incarannya.

Ciri fisik yang paling menonjol yaitu warna biru bau tanah di punggungnya. Berleher pendek dan kepala kecil dengan warna hitam. Seluruh perutnya didominasi putih. Sementara ekornya nyaris tak terlihat.

06. Gajahan Besar

Cuaca ekstrim akhir pemanasan global kerap kali menciptakan makhluk hidup tidak nyaman tingga Inilah 7 Burung Unik yang Bermigrasi ke Indonesia
Gajahan Penggala

Terbang dari daratan Rusia ke Indonesia. Burung menyerupai bangau ini gemar bermigrasi ke Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Asia Timur. Biasanya, akan kembali ke habitat orisinil ketika demam isu kawin tiba.

Kaki jenjangnya menapak pelan di permukaan lumpur. Sesekali paruhnya yang panjang mengintai mangsa berupa ikan-ikan kecil. Kadang-kadang terbang bebas di angkasa dengan merentangkan sayap berwarna putih.

07. Baza Hitam

Cuaca ekstrim akhir pemanasan global kerap kali menciptakan makhluk hidup tidak nyaman tingga Inilah 7 Burung Unik yang Bermigrasi ke Indonesia
Burung Baza Hitam

Baza hitam mengembara dari India menuju hutan hujan ketika demam isu panas. Di demam isu dingin, mereka kembali ke Semenanjung India dan Srilanka.

Burung ini mempunyai karakteristik bulu mayoritas hitam. Paruh pendek, runcing, serta tajam, kerap dipakai untuk menyantap mangsanya berupa binatang invertebrata.

Itulah tujuh jenis burung yang sering migrasi ke Indonesia. Namun, migrasi burung tidak selalu identik dengan kebiasaan. Mungkin saja, itu sebuah membuktikan kerusakan alam. Karena itulah, kelestarian lingkungan harus tetap dijaga.


Sumber belajarburunghias.blogspot.com

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar