Skip to main content
Pelajar Koding

follow us

Ciri Burung Jalak Kapas Bali Dan Tips Merawatnya

Burung Jalak ialah salah satu dari jenis burung yang banyak dipelihara oleh banyak orang Indonesia. Hal ini dikarenakan burung ini punya warna yang sangat bagus.

Burung jalak juga punya bunyi yang keras serta gampang dalam perawatannya. Bahkan ketika keadaan darurat pun burung Jalak mau diberi kuliner dengan nasi ataupun roti.

Akan tetapi, anda harus memahami terdapat beberapa varian burung Jalak yang tidak diperbolehkan dipelihara oleh setiap orang. Berarti anda harus terlebih dahulu mempunyai izin sebagai pelestari burung dari BKSDA.

Burung Jalak ialah salah satu dari jenis burung yang banyak dipelihara oleh banyak orang I Ciri Burung Jalak Kapas Bali dan Tips Merawatnya
Burung Jalak Kapas

Indonesia termasuk salah satu negara yang punya kekayaan hayati paling banyak untuk burung dari keluarga jalak-jalakan.

Yang paling popular antara lain yaitu jalak suren, jalak kapas Bali, jalak kerbau, rio-rio, dan juga camperling. Tak hanya itu saja, terdapat juga burung jalak yang kerap migrasi ke Indonesia.

Yang secara terjadwal sanggup kita temui di sejumlah pasar burung, antara lain yaitu jalak kapas atau jalak china atau nama latinnya Sturnus sturninus.

Jalak kapas pada umumnya gampang sekali ditemukan di dalam pasar burung pada ketika bulan-bulan tertentu. Antara lain semenjak Oktober hingga dengan bulan Maret, tentunya dalam jumlah ombyokan atau yang cukup banyak.

Sama menyerupai burung anis siberia, burung jalak kapas bali ini mempunyai habitat orisinil pada tempat Siberia, China, serta kaki Pegunungan Himalaya.

Pada ketika menjelang trend dingin, burung burung ini bermigrasi pada wilayah selatan. Khususnya Asia Tenggara, termasuk di negara Indonesia.

Di Indonesia, burung jalak kapas lebih kerap berada di wilayah Sunda Besar, antara lain yaitu Sumatera, Kalimantan, dan juga Jawa.

Jalak kapas atau dengan sebutan lain purple-backed starling atau daurian starling ini termasuk burung dari keluarga Sturnidae, atau dari keluarga keluarga jalak-jalakan.

Untuk panjang tubuhnya memang lebih kecil daripada keluarga jalak-jalakan lainnya. Burung ini tak sebesar burung jalak kebo atau jalak nias.

Panjangnya hanya sekitar 18 cm saja dengan punggung berwarna gelap, kepala dan juga dada yang berwarna abu-abu. Sayapnya berwarna hitam-hijau berkilau dengan garis sayap putih yang mencolok.

Perbedaan Jalak Kapas Jantan dan Betina

Walaupun sekilas terlihat tampak sama, jalak kapas jantan dan betina sanggup dibedakan dilihat dari warna bulu pada punggung atau potongan badan atas.

Pada burung jalak kapas jantan, warna punggungnya terlihat hitam dan mengkilap dengan kilauan yang berwarna sedikit ungu.

Tak hanya itu saja, sayapnya mempunyai warna hitam kehijauan berkilau dengan garis-garis sayap yang berwarna putih.

Sedangkan untuk potongan kepala dan juga pada potongan dada mempunyai warna abu-abu. Dengan bercak hitam sedangkan pada potongan tengkuk dan potongan perut mempunyai warna putih.

Pada burung jalak kapas betina, potongan punggung punya warna abu-abu yang tebal. Untuk potongan tengkuknya terdapat bintik dengan warna cokelat.

Sayap dan juga ekornya berwarna hitam. Burung yang usia dewasa mempunyai warna cokelat pucat dengan potongan badan bawah dengan warna bintik-bintik cokelat, iris berwarna cokelat, paruh dengan warna kehitaman dan kaki yang punya warna hijau.

Untuk para pemikat burung pada umumnya sudah mengantisipasi datangnya jalak kapas ke Indonesia semenjak bulan Oktober.

Penangkapan ini dilakukan bersamaan dengan burung-burung dengan jenis lainnya yang melaksanakan migrasi. Misalnya menyerupai anis siberia, tledekan laut, anis kuning, dan juga burung migrasi yang lainnya.

Bulan Oktober sanggup dikatakan menjadi masa panen untuk para pemikat jenis burung-burung. Khususnya untuk burung-burung yang sedang bermigrasi ke Indonesia ini.

Perawatan Burung Jalak Kapas Bali

Meskipun jalak kapas Bali ini berasal dari negara lain, akan tetapi tidak berarti Anda tidak sanggup merawatnya dengan baik.

Suara dari jalak sutra jantan yang sangat terdengar merdu menciptakan banyak penghobi burung kicauan yang menyukainya.

Akan tetapi, dalam perawatannya akan sedikit berbeda dengan perawatan burung-burung orisinil dari Indonesia. Mengingat bahwa burung jalak kapas Bali yakni burung imigran.

Meskipun demikian, anda tidak usah merasa khawatir, lantaran semakin usang burung ini mulai akan semakin terbiasa dengan lingkungan yang berada di Indonesia ini. Khususnya menyesuaikan dengan cuaca yang selalu berubah-ubah.

Dalam perawatan burung jalak kapas ini memang tidak jauh berbeda dari perwatan jalak Riorio dan juga perawatan jalak kebo.

Sebagaimana dengan jenis burung jalak yang lainnya, spesies ini juga sangat menyukai makan apa saja termasuk dengan kuliner yang berupa buah-buahan dan serangga.

Bahkan burung ini dikenal sangat rakus. Apalagi bila jalak kapas ini telah terbiasa makan yang berupa voer. Bisa dipastikan di dasar sangkar burung akan acak-acakan butiran voer yang telah diacak-acak oleh burung dari wadah pakannya itu.

Maka dari itu, kalau anda bahagia memelihara burung jalak. ara yang terbaik yakni rutin dalam menjaga kebersihan sangkarnya.

Apabila dalam waktu sehari saja sangkar tidak segera dibersihkan, maka sisa makan burung dan kotoran akan cepat sekali menumpuk pada dasar sangkarnya.

Walaupun jarang mengeluarkan bunyi atau bunyi kicauannya, burung jalak kapas bali termasuk burung yang bakir dalam menirukan bunyi burung yang lainnya.

Walaupun suaranya menyerupai sekali dengan bunyi kicauan burung pleci. Akan tetapi kalau sudah mempunyai usia yang mapan, jalak kapas sanggup secerewet dengan burung jalak kerbau.

Memang, diharapkan kesabaran ekstra untuk merawat jalak kapas Bali ini. Terlebih lagi bila burung masih dalam usia muda. Guna mempercepat burung biar rajin berbunyi, anda sanggup memelihara burung ini lebih dari satu ekor.

Ini disebabkan lantaran ketika di alam liar, burung ini sudah terbiasa hidup berkelompok. Mereka akan sering bersahut-sahutan ketika berada di alam liar.

Makanan Jalak Kapas Bali

Makanan yang biasa dimakan burung kicau jalak kapas pun tidak jauh berbeda dengan burung jalak lokal yang terdapat di Indonesia.

Sedangkan untuk kuliner dari burung-burung tersebut diantaranya yakni cacing, serangga, kroto, buah-buahan dan juga sanggup dengan gampang makan voer tanpa harus dilatih terlebih dahulu.

Selain itu, untuk cara memandikan burung jalak kapas ini dihentikan sembarangan, lantaran pada tiap harinya burung ini harus selalu dimandikan dengan rutin.

Cara memandikan burung jalak kapas ini pun harus dengan cara disemprot.

Lalu, untuk sangkar atau sangkarnya anda jangan lupa untuk rurin membersihkan, biar lebih bersih dan sehat ditempati burung dari keluarga jalak jalakan ini.

Jika burung Jalak Kapas Bali ini dipelihara dengan baik dan juga dirawat dengan sebaik mungkin, maka burung ini akan sanggup gacor dan mempunyai kicauan yang sangat menarik dan tentunya bervariasi.

Jangan hingga anda telat memberi makan burung ini, selalu cek sangkar dan coba anda lihat apakan kuliner itu masih atau tidak. Sebab burung ini rakus dan makaannya banyak sambil mengacak acak tempat makanannya.

Maka dari itu perhatikanlah dalam pemeliharaan dan perawatan burung ini.


Sumber belajarburunghias.blogspot.com

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar