Skip to main content
Pelajar Koding

follow us

Cermati Hal-Hal Berikut Sebelum Melepasliarkan Burung

Jangan asal melepasliarkan burung peliharaan Anda! Simak tips berikut ini semoga tidak sembarangan melepas burung.

Pada umumnya, orang-orang melepasliarkan burung dengan maksud yang baik, ibarat melestarikan spesies-spesies tertentu yang terancam kepunahan. Namun, hal tersebut juga harus dilakukan dengan pertimbangan-pertimbangan yang matang. Anda tidak sanggup seenaknya melepasliarkan burung-burung yang justru akan menjadikan duduk perkara nantinya.

Biasanya, yang melaksanakan pelepasliaran ini merupakan orang-orang dari lembaga-lembaga tertentu, komunitas yang bergerak dalam pelestarian lingkungan, maupun oknum yang hanya merasa kecewa dengan burungnya. Dengan mengikuti aturan dan pedoman, pelepasliaran burung berdampak baik pada kelestarian populasi spesies tersebut, atau menjaga keseimbangan ekosistem. Namun, apabila pelepasliaran burung dilakukan dengan alasan kerugian, hal tersebut perlu dipikir ulang.

Persoalannya, bagi oknum-oknum tertentu, pelepasliaran burung ini justru dilakukan lantaran dasar kekecewaan mereka pada burung peliharaan. Seperti ketidakpuasan pada suara, rentan terhadap penyakit, atau mempunyai cacat fisik yang mengganggu nilai estetika. Dan mungkin, alternatif yang paling pas ialah melepasliarkannya. Namun, bukannya menciptakan burung tersebut terselamatkan, dampak-dampak negatif yang tidak diketahui justru tiba belakangan.

Lalu, faktor-faktor apa sajakah yang perlu diperhatikan dalam melepasliarkan burung? Simak poin-poin berikut:

  • Burung yang bukan di habitat penyebarannya

Jangan asal melepasliarkan burung peliharaan Anda Cermati Hal-Hal Berikut Sebelum Melepasliarkan Burung
Mepaskan – pixabay.com

Misalnya, Anda ingin melepasliarkan spesies burung tertentu yang penyebarannya di seputar Amerika atau Eropa. Mungkin tujuan Anda semata spesies tersebut sanggup berkembang biak di Indonesia, akan tetapi, hal tersebut tidak sanggup dilakukan lantaran bermacam faktor.

Pertama, abjad alami burung tersebut belum tentu cocok dengan wilayah kawasan burung akan dilepasliarkan. Bukannya berkembang biak, malah kemungkinan untuk bertahan hidupnya sanggup saja mengecil. Atau, kemungkinan lainnya ialah spesies tersebut tergolong invasif sehingga cenderung mengusik spesies orisinil yang sudah ada di habitat tersebut.

Kedua, melepasliarkan spesies bukan di wilayah penyebarannya merupakan kegiatan ilegal. Di beberapa negara, hal tersebut diatur dalam aturan dan pelanggarannya akan dikenai sanksi. Anda tidak mau tentunya niat baik malah berdampak jelek bagi diri sendiri.

  • Menginap penyakit dan potensial menyebarkannya

Jangan asal melepasliarkan burung peliharaan Anda Cermati Hal-Hal Berikut Sebelum Melepasliarkan Burung
Merpati Sakit – pixabay.com

Jika Anda mempunyai burung yang menginap penyakit, yang harus dilakukan ialah berkonsultasi dengan pihak terkait. Hal tersebut dilakukan guna memahami lebih dulu abjad dan penyebaran burung tersebut.

Burung yang mengidap penyakit yang disebabkan oleh kuman atau virus, potensial menularkan penyakitnya ke burung lain di alam liar, atau bahkan unggas peliharaan. Untuk itulah, diharapkan proses karantina sebelum melepasliarkan.

  • Burung peliharaan yang sudah jinak

Jangan asal melepasliarkan burung peliharaan Anda Cermati Hal-Hal Berikut Sebelum Melepasliarkan Burung
Burung jinak – pixabay.com

Banyak pertimbangan yang perlu dipikirkan sebelum melepasliarkan burung peliharaan yang telah jinak. Burung yang telah jinak akan kesulitan menyesuaikan diri dengan lingkungan liarnya yang baru.

Pada umumnya, burung yang sudah jinak lebih merasa nyaman hidup di dalam sangkar. Pakan yang diberikan pun cenderung tidak ditemukan di alam liar. Maka, begitu ia dilepasliarkan, burung tersebut akan merasa kagok. Ia akan cenderung mencari pakan yang biasanya diberikan padanya, padahal pakan tersebut belum tentu tersedia di alam liarnya yang baru. Selain itu, burung itu belum tentu sanggup bertahan dalam persaingan di alam liar.

  • Terjadinya perkawinan silang

Jangan asal melepasliarkan burung peliharaan Anda Cermati Hal-Hal Berikut Sebelum Melepasliarkan Burung
Pasangan burung – pixabay.com

Jika burung yang dilepaskan ternyata berhasil bertahan hidup, kemungkinan lain yang akan terjadi ialah perkawinan silang. Biasanya, perkawinan silang ini akan terjadi pada burung-burung dengan spesies yang masih kerabat, dan balasannya ialah lahirnya burung mule atau hibrida.

Sebenarnya, perkawinan silang antarspesies sering dilakukan di penangkaran. Namun, apabila hal itu terjadi di alam liar, spesies burung orisinil sebelum perkawinan akan terancam.

Setelah memahami poin-poin di atas, tentunya kita sanggup lebih berhati-hati dalam melepasliarkan burung. Jangan hingga maksud baik malah menjadikan pengaruh burung di masa mendatang.


Sumber belajarburunghias.blogspot.com

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar